Bab I
Pendahuluan
A.1 Latar Belakang
Ilmu sosial dasar merupakan ilmu yang kita pelajari dalam disaat kita mulai berinteraksi dengan masyarakat. Sehubungan dengan hal tersebeut, kita sebagai manusia tidak terlepas dari yang namanya interaksi sosial. Karena, sebagai hakekatnya manusia adalah makhluk sosial. Mereka tidak mungkin hidup sebagai individu sendiri.
Kita diajarkan berinteraksi sejak dini diharapkan kita dapat mengenal dan menerapkan interaksi tersebut dengan benar, dari hal yang sederhana seperti berbicara, tata perilaku, dan tanggung jawab.
Dengan ini saya menyimpulkan sangat erlu diajarkan ilmu sosial dasar. Karena dengan diajarkannya ilmu sosial dasar, kita mampu belajar berinteraksi dengan masyarakat di sekitar kita dengan benar. Sehingga kita mendapatkan timbal balik dari interaksi yang kita lakukan.
A.2 Tujuan Penulisan
1. Memenuhi tugas perkuliahan Ilmu Sosial Dasar
2. Belajar dan memahami arti Ilmu Sosial Dasar dan penerapannya
A.3 Pembahasan
1. Pengertian Ilmu Sosial Dasar
2. Hakikat Ilmu Sosial Dasar
3. Tujuan Ilmu Sosial Dasar
4. Masalah Sosial dan Ilmu Sosial Dasar
BAB II
PEMBAHASAN
1. Pengertian Ilmu Sosial Dasar
Berdasarkan sumber filsafat, ilmu pengetahuan dibagi menjadi 3, yaitu:
lain-lain.
a. Natural Sciences (Ilmu-ilmu Alamiah), meliputi: Fisika, Kimia, Astronomi, Biologi dan
lain-lain.
lain-lain.
b.
Sosial Sciences (Ilmu-ilmu Sosial), meliputi: Sosiologi, Ekonomi,
Politik Antropologi,
Sejarah, Psikologi, Geografi dan lain-lain.
c. Humanities (Ilmu-ilmu Budaya) meliputi : Bahasa, Agama, Kesusastraan, Kesenian dan Sejarah, Psikologi, Geografi dan lain-lain.
lain-lain.
Mengikuti
pembagian ilmu pengetahuan seperti tersebut di atas, maka Ilmu Sosial
Dasar dan Ilmu Budaya Dasar adalah satuan pengetahuan yang dikembangkan
sebagai usaha pendidikan.
Ilmu
Sosial Dasar adalah pengetahuan yang menelaah masalah-masalah sosial,
khususnya yang diwujudkain oleh masyarakat Indonesia dengan menggunakan
pengertian-pengertian (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai
bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial seperti:
sejarah, ekonomi, geografi sosial, sosiologi, antropologi, psykologi
sosial.
Ilmu
Sosial Dasar tidak merupakan gabungan dari ilmu-ilmu sosial yang
dipadukan, karena masing-masing sebagai disiplin ilmu memiliki obyek dan
metode ilmiahnya sendiri-sendiri yang tidak mungkin dipadukan.
Ilmu
Sosial Dasar bukan merupakan disiplin ilmu tersendiri, karena Ilmu
Sosial Dasar tidak mempunyai obyek dan metode ilmiah tersendiri dan juga
is tidak mengembangkan suatu penelitian sebagai mana suatu disiplin
ilmu, seperti ilmu-ilmu sosial di atas.
Ilmu
Sosial Dasar merupakan suatu bahan studi atau Program Pengerjaan yang
khusus dirancang untuk kepentingan pendidikan/pengajaran yang di
Indonesia diberikan di Perguruan Tinggi. Tegasnya mata kuliah Ilmu
Sosial Dasar diberikan dalam rangka usaha untuk memberikan pengetahuan
dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan guna
mengkaji gejala-gejala sosial agar daya tanggap, persepsi dan penalaran
mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosialnya dapat ditingkatkan,
sehingga lebih peka terhadapnya.
2. Hakikat Ilmu Sosial Dasar
Ilmu
Sosial Dasar (ISD) membicarakan hubungan timbal balik antara manusia
dengan lingkungannya. Hubungan ini dapat diwujudkan kenyataan sosial dan
kenyataan sosial inilah yang menjadi titik perhatiannya. Dengan
Demikian Ilmu Sosial Dasar memberikan pengetahuan umum dan pengetahuan
dasar tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk melengkapi
gejala-gejala sosial agar daya tanggap, persepsi, dan penalaran kita
dalam menghadapi lingkungan sosial. Ilmu sosial bukanlah suatu bidanmg
keahlian ilmu-ilmu sosial tertentu, seperti politik, antropologi dan
sebagainya, tetapi menggunakan pengertian-pengertian berasal dari
berbagai bidang ilmu sosial seperti ilmu politik, sosiologi, sejarah dan
sebagainya.
3. Tujuan Ilmu Sosial Dasar
berkomunikasi dengan mereka dalam rangka penanggulangan masalah sosial yang timbul dalam masyarakat
a. Ilmu
Sosial Dasar Bertujuan membantu perkembangan wawasan pemikiran dan
kepribadian agar memperoleh wawasan pemikiran yang lebih luas.
kepribadian agar memperoleh wawasan pemikiran yang lebih luas.
b. Memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan masalah-masalah
sosial yang ada dalam masyarakat.
sosial yang ada dalam masyarakat.
c. Peka terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha
menanggulanginya.
d.
Menyadari bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat
selalu bersifat
kompleks dan hanya dapat mendekatinya mempelajarinya) secara kritis-interdisipliner.
e. Memahami jalan pikiran para ahli dari bidang ilmu pengetahuan lain dan
dapat kompleks dan hanya dapat mendekatinya mempelajarinya) secara kritis-interdisipliner.
berkomunikasi dengan mereka dalam rangka penanggulangan masalah sosial yang timbul dalam masyarakat
4. Masalah Sosial dan Ilmu Sosial Dasar
Dalam kehidupan manusia yang bersetatus sebagai makhluk sosial, manusia
selalu dihadapkan pada berbagai masalah sosial. Masalah sosial pada
hakikatnya merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan
manusia karena masalah sosial telah terwujud sebagai hasil kebudayaan
manusia itu sendiri, sebagai akibat dari hubungan-hubungannya dengan
sesama manusia lainnya. Yang membedakan masalah-masalah sosial dari masalah lainnya adalah
masalah-masalah sosial selalu ada kaitannya yang dekat dengan
nilai-nilai moral dan pranata-pranata sosial, serta selalu ada
kaitannya dengan hubungan-hubungan manusia dan dengan konteks normatif
dimana hubungan-hubungan manusia itu terwuju.
Ilmu sosial dasar bukanlah suatu disiplin ilmu pengetahuan yang berdiri
sendiri, tetapi hanyalah suatu pengetahuan mengenai aspek yang paling
dsasar yang ada dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial dan
maslah-masalah yang terwujud daripadanya. Istilah pengetahuan mempunyai
engetahuan yang menunjuan adanya kelonggaran dalam batas dan kerangka
berfikir dan penalaran, maka istilah ilmu pengetahuan telah digunakan
karena mencakup suetu pengertian mengenai suatu sistem berfikir dan
penalaran yang mempunyai suatu kerangaka pendekatan mengenai
masalah-masalah yang menjadi asasaran perhatiannya.
Ilmu
sosial dasar menyajikan suatu pemahaman mengenai hakikat manusia sebagai
makhluk sosial dam masalah-malahnya dengan menggunakan suatu kerangka
pendekatan yang melihat sasaran studinya tersebut sebagai suatu masalah
obyektif dan juga menggunakan kacamata subyetif. Dengan menggunakan
kacamata obyektif, berarti konsep-konsep dan teori-teori berkenaan
dengan hakikat manusia dan masalah-masalahnya yang telah dikembangkan.
BAB IV
DAFTAR PUSTAKA
http://windaypermatasari.blogspot.com/2011/10/pemahaman-ilmu-sosial-dasar.html
http://muchad.com/teori-ilmu-sosial-hakikat-tujuan-ilmu-sosial-dasar.html
Komentar
Posting Komentar