Langsung ke konten utama

Tulisan 4 IBD (Ilmu Bidaya Dasar)

Pengaruh Globalisadi
terhadap
Budaya

          Globalisasi adalah suatu fenomena khusus dalam peradaban manusia yang bergerak terus dalam masyarakat global dan merupakan bagian dari proses manusia global itu. Kehadiran teknologi informasi dan teknologi komunikasi mempercepat akselerasi proses globalisasi ini. Globalisasi menyentuh seluruh aspek penting kehidupan. Globalisasi menciptakan berbagai tantangan dan permasalahan baru yang harus dijawab, dipecahkan dalam upaya memanfaatkan globalisasi untuk kepentingan kehidupan. Globalisasi sendiri merupakan sebuah istilah yang muncul sekitar dua puluh tahun yang lalu, dan mulai begitu populer sebagai ideologi baru sekitar lima atau sepuluh tahun terakhir. Sebagai istilah, globalisasi begitu mudah diterima atau dikenal masyarakat seluruh dunia. Wacana globalisasi sebagai sebuah proses ditandai dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga ia mampu mengubah dunia secara mendasar.

          Perlu diketahui bahwa globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah, Globalisasi pada dasarnya suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang pada akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa-bangsa di seluruh dunia (Edison A.jamil dkk :2005 ) .

         Dalam menyikapi derasnya arus globalisasi, ada dampak positif dan negatif yang akan dirasakan oleh suatu bangsa dalam segala bidang tentunya, minsalnya jika dilihat dari aspek ekonomi, terbukanya pasar internasional yang menjadi penunjang ekonomi suatu negara, dari aspek iptek juga bisa kita lihat bagaimana pengaruh globalisai, menjadikan dunia seakan-akan sangat kecil, karena dengan teknologi semuanya dapat kita akses dengan cepat .

           Gaung globalisasi, yang sudah mulai terasa sejak akhir abad ke-20, telah membuat masyarakat dunia, termasuk bangsa Indonesia harus bersiap-siap menerima kenyataan masuknya pengaruh luar terhadap seluruh aspek kehidupan bangsa. Salah satu aspek yang terpengaruh adalah kebudayaan, kita sadari atau tidak jika tidak hati-hati dalam menerima pengaruh yang masuk, tentu akan melenyapkan eksistensi budaya kita sendiri .
 
          Bila kita analogikan Arus globalisasi sekarang ini sebagai sebuah keran air, dimana bila air keran kita buka tentu air akan masuk kedalam bak penampungan, perlu kita tahu dalam air yang keluar dari keran, akan terbawa kotoran-kotoran, nah kotoran inilah kita ibaratkan pengaruh negatif, maka diperlukan yang namanya Filterisasi (penyaringan) terhadap apa yang telah dibawa oleh yang namanya globalisasi, indikator yang dapat kita uraikan bahwa globalisasi sudah mempengaruhi budaya suatu bangsa yakni memudarnya jati diri, identitas serta nilai-nilai kearifan lokal suatu bangsa, ini dapat kita lihat bagaimana kondisi generasi muda sekarang ini.

Bagaimana mengantisipasi globalisasi ?
          Pada dasarnya globalisasi bukanlah suatu hal yang perlu ditentang dan ditolak, melainkan bagaimana memilah dan memfilterisasi diri  sebagaimana uraian  diatas, secara umum ada beberapa hal yang bisa diambil sebagai langkah unutk menjaga jati diri dan eksistensi budaya bangsa, seperti menanamkan nilai-nilai pancasila dan semangat nasionalisme dalam diri generasi muda yang dimulai sejak usia dini, menanamkan pemahaman agama dalam keluarga, menjaga kebiasaan dan budaya ketimuran, dari pihak pemerintah juga perlu bertindak dalam hal ini minsalnya menata dan menghidupkan kembali tatanan budaya, mejaga dan memelihara  kesenian daerah dengan memberi apresiasi yang lebih.
          Sebagai generasi muda, kita perlu menyadari bahwa tidak selamanya dan tidak semua yang bersal dari luar itu baik, tetapi malah sebaliknya seiring derasnya arus globalisasi. Seiring itu pula jati diri serta budaya bangsa kita terus terkikis, jika kita sadar akan hal ini maka mulai saat ini mulai lah menanamkan nilai-nilai yang telah diuraikan diatas, agar eksistensi budaya bangsa tetap terjaga.
___---___---___---___---___---___---___---___---___---___---___---___---___---___---___---___---__---___---___---__--__--__------___---___---__

 Sumber:
www.wikipedia.com
http://www.lintasgayo.com/45236/pengaruh-globalisasi-terhadap-budaya.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KORUPSI,, AKAR YANG BERAKAR

_____-----_____-----_____-----_____-----_____-----_____-----_____-----_____-----_____-----_____ Postingan ini saya buat dengan pendapat saya sendiri, dengan menambahkan sedikit fakta-fakta dari sumber yang meyakinkan. _____-----_____-----_____-----_____-----_____-----_____-----_____-----_____-----_____-----_____      Bisa kita lihat sekarang ini banyak sekali pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh oknum masyarakat ataupun yang sangat disorot adalah oknum pemerintah. Ya tidak salah lagi pelanggaran itu adalah tindakan melakukan KORUPSI .      Korupsi adalah tindakan pejabat publik, baik politisi maupun pegawai negeri, serta pihak lain yang terlibat dalam tindakan itu yang secara tidak wajar dan tidak legal menyalahgunakan kepercayaan publik yang dikuasakan kepada mereka untuk mendapatkan keuntungan sepihak. Namun di Indonesia kebanyakan yang terlihat adalah korupsi yang berkaitan dengan uang.      Korupsi yang t...

Tulisan 2 IBD (Ilmu Budaya Dasar)

Perubahan Budaya = Penggabungan Budaya???             Sekarang ini bukan lah zaman tradisional lagi, melainkan zaman modern. Yang memudahkan budaya-budaya dari luar masuk tanpa kita sadari. Era ini disebut dengan era globalisasi. Tanpa kita sadari, budaya-budaya luar tersebut sudah merambah dalam pola pikir kita sekarang ini. Sebagai contoh, kita sebagai bangsa Indonesia berlandaskan Pancasila yang menekankan gotong rorong dan bermusyawarah. Namun, sekarang ini kita jarang sekali melihat warga yang bekerja secara gotong royong, mereka menjadi individualis dengan pekerjaan dan kesibukan mereka masing-masing. Dan sekarang pun bila ada masalah yang dihadapi, penyelesaiannya bukan bermusyawarah dengan mengambil jalan tengah, melainkan secara voting suara terbanyak. Itu sedikit pembuktian bahwa budaya-budaya luar telah masuk ke dalam pikiran kita.            Perubahan-perubahan budaya yang terjadi sekarang ini mungkinkah...

Tulisan 5 IBD (Ilmu Budaya Dasar)

Budaya Politik   Budaya politik   merupakan pola perilaku suatu masyarakat dalam kehidupan benegara, penyelenggaraan administrasi negara, politik pemerintahan, hukum, adat istiadat, dan norma kebiasaan yang dihayati oleh seluruh anggota masyarakat setiap harinya . Budaya politik juga dapat di artikan sebagai suatu sistem nilai bersama suatu masyarakat yang memiliki kesadaran untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan kolektif dan penentuan kebijakan publik untuk masyarakat seluruhnya. Secara umum budaya politik terbagi atas tiga : 1.    Budaya politik apatis (acuh, masa bodoh, dan pasif) 2.    Budaya politik mobilisasi (didorong atau sengaja dimobilisasi) 3.    Budaya politik partisipatif (aktif) BUDAYA POLITIK PAROKIAL Budaya politik parokial yaitu budaya politik yang tingkat partisipasi politiknya sangat rendah. Budaya politik suatu masyarakat dapat di kata kan Parokial apabila frekuensi o...